SELAMAT DATANG

Semoga kata-kata yang terangkai bisa bermanfaat.

Cari Blog Ini

Selasa, 13 Maret 2012

MAAFKAN SIKAPKU

aku sadari aku bersalah

dan kau tak salah ,

tak juga kau marah ,

kau benar ,

hanya bodohku saja yang tak pintar memilih cara ,

...aku hanya bingung harus berbuat ap,

maafkan sikapku ini,

sebab aku hanya merasa kian usang saja untukmu ,

aku tak tau ap yg harus ku lakukan,

aku memang tak bijak ,

mengira semua yang terlihat

hatiku tidaklah pintar,

menilai semua yang terpapar

mungkin bibir ku tak bisa lagi berucap,

maka biarkan lah hati ku saja yg mngatakan,

MAAF kan sikap ku

YOU STILL IN MY HEART

It doesn't matter if you are there or else where

You are in heart and forever u shall stay there

You still live in my heart

because you have kept me together for long



Words may never be enough to express what I feel

I do not think that you ever imagined

How much pain I would be in once you were gone

Because if you had, you would not left me

If love you ever told me, truth ...





I miss your face

I miss your smile

I miss your face

and your comforting ways

No one ever see you like I did

I already love the heart you always showed me





It's still hard for me to grasp that you really gone

There have been days

That I haven't wanted to get out from my bed

and days that I allowed my self cry, cry and cry

I believe it helps me alot

and I need it more than anything else

to reduce my sorrow

Now I still sit and stare at your pic

ture



I realize that I have to be strong now

Not for me ... but for something I am waiting for

Mengelola Ketidaksempurnaan

Apalagi yang tersisa

setelah semua di bagi dengan yang lain

Apalagi yang tesisa

ketika jiwa dan raga jarang dipertemukan

Apalagi yang tersisa

Saat Nurani bersuara lirih

Padahal cinta bukan memilih

Rasa rindu bukan pilihan

Cinta membutukan dua kaki untuk berjalan

Rindu membutuhkan hati untuk merasakan

Apakah kesempurnaan itu yang Kau harapkan ???

aku tak mampu menjawab

aku masih baru belajar

Aku baru mencoba memaknai

yang kau harapkan ..

mungkin ini ujian untuku

Agar aku bisa tampil sempurna untukmu

di panggung kehidupan ini

seperti yang lain ...

Aku baru mencoba " Mengelola Ketidaksempurnaan ini "

Buat temanku tercinta semua di Komunitas Nusantara ... Saya cinta kalian semua ...

Senin, 05 Maret 2012

MENCOBA MENGERTI

Bahwa mencoba mengerti adalah sebuah kegiatan yang tidak mudah? Bagi saya, mencoba mengerti adalah sebuah kegiatan yang mengesampingkan (untuk sementara atau permanen) perspektif pribadi atas suatu hal untuk kemudian memakai perspektif orang lain (yang coba untuk dimengerti) dalam melihat hal tersebut. Dalam hal ini, tentu saja perspektif orang yang coba dimengerti itu berbeda sedikit atau banyak dengan perspektif orang yang mencoba mengerti.

Dalam perjalanannya, ada orang-orang yang demikian pandai mengesampingkan perspektif pribadinya dan hampir selalu berhasil memahami perspektif orang lain. Orang inilah yang kemudian dalam percakapan sehari-hari sering dipuji dengan kata-kata: “Ah, dia orangnya memang sangat pengertian.”

Sebenarnya, seperti halnya semua hal di dunia ini, mencoba mengerti juga mempunyai dua sisi. Sisi pertama adalah bahwa orang yang selalu mencoba mengerti akan terlihat seperti orang yang bijaksana. Orang ini selalu bisa memposisikan dirinya dalam diri orang yang sedang minta dimengerti. Tapi di sisi lain, dalam kasus-kasus tertentu, orang yang selalu mencoba mengerti bisa juga dinilai sebagai orang yang lemah. Orang yang tidak mampu mempertahankan pandangan pribadinya. Orang yang terkalahkan oleh kepentingan orang lain.

Lalu salahkah orang yang selalu mencoba mengerti dan mengorbankan dirinya bagi orang yang selalu minta dimengerti? Lagi-lagi bagi saya, ada satu alat ukur yang membedakan orang lemah dengan orang bijak dalam kaitannya dengan sifat pengertian ini. Orang kalah menjadi pengertian karena terpaksa. Sedangkan orang bijak menjadi pengertian karena memang ia memilih untuk itu.

BEDA PEMIKIRAN DALAM SUATU MASALAH

Dalam menghadapi setiap permasalahan, setiap manusia selalu cenderung mengedepankan ego yang dimilikinya. Pemikiran egois inilah sebenarnya yang membuat perbedaan satu dengan yang lainnya, ego yang dalam arti luas bisa dalam koridor kultur dan budaya yang bisa menimbulkan friksi-friksi dalam menyelesaikan perbedaan pandangan atau pendapat. Untuk itulah diperlukan pemikiran yang mempunyai wawasan yang luas dan dalam (universal) dan melihat sebuah permasalahan secara menyeluruh. Ibaratnya dalam menghadapi permasalahan tidak selalu berada dan larut di dalamnya. Ada kalanya perlu berada di luar ruang lingkup permasalahan dan melihat semua yang berhubungan dengan permasalahan itu dari luar



Pemikiran egois di atas bila dibiarkan maka akan mensikapi sebuah perbedaan sebagai sebuah pertandingan atau perlombaan yang harus dimenangkan. Bila ini dibiarkan, maka tujuan kebersamaan menuju titik temu masalah tidak akan pernah tercapai. Bukan saja menimbulkan friksi, tetapi juga akan mengakibatkan peperangan. Jalan keluarnya adalah saling introspeksi ke dalam mengenai keinginan dan kenyataan serta memadukannya dalam perbedaan-perbedaan yang ada, dalam koridor kebersamaan.



Hal yang paling krusial dalam menyatukan pendapat adalah memberikan argumen-argumen, membuka perbedaan-perbedaan yang ada dan mempunyai target yang harus dicapai. Masa-masa ini adalah yang paling sensitif sebelum memberikan keputusan akhir, karena pada masa ini setiap insan mempunyai agenda yang harus diperjuangkan. Harga diri dan martabat sebagai tolok ukur seorang individu kadang menghambat penyelesaian masalah. Di masa-masa lalu, harga diri dan martabat menjadi sebuah alasan untuk menolak atau memaksakan kehendak. Sering yang terjadi adalah debat kusir ketimbang diskusi. Diskusi merupakan sebuah cara untuk pencapai kata sepakat, menyatukan pendapat dan menghasilkan sebuah keputusan yang bulat. Untuk mencapai ini, maka dibutuhkan pola pikir-pola pikir diatas, keberanian mengemukakan pendapat dan jiwa ksatria dalam menerima keputusan akhir

Hanya ada satu hal yang bisa ditanamkan dalam pola pikir universal ini adalah keterbukaan untuk mencapai kebersamaan. Pola pikir terbuka (open mind) berguna bukan hanya dalam prospek menyatukan pendapat, akan tetapi juga dalam menyerap segala informasi untuk disatukan dalam wawasan pemikiran sebagai modal awal pola pikir universal. Dan janganlah lupa untuk selalu berdoa minta petunjuk dari Allah untuk menunjukkan jalan-Nya.